Saya bingung..bagaimana caranya menghemat kantong kolostomi ya?

Panduan 5 Menit BAGAIMANA MENGHEMAT pemakaian Kantong Kolostomi ! 

Apakah ini MASALAH yang Anda hadapi?....
  • Berapa lama/berapa kali kantong kolostomi bisa dipakai?

    Berapa lamanya sebuah kantong dipakai tergantung dari beberapa faktor :

    Faktor Pertama: sedikit banyaknya cairan/kotoran yang dikeluarkan. Semakin banyak cairan yang dikeluarkan, akan semakin berat beban yang ditahan, dan semakin cepat memperlemah daya rekat skin barrier dengan kulit. Akibatnya semakin cepat pergantian skin barrier.

    Faktor Kedua: Pergerakan Pasien. Semakin banyak pasien bergerak, semakin memperlemah daya rekat skin barrier. Akibatnya semakin cepat skin barrier diganti.

    Faktor Ketiga: adanya rembesan cairan yang masuk ke sela-sela rekatan. Hal ini mengakibatkan dua hal: memperlemah daya rekat skin barrier dan memicu iritasi.

    Umumnya skin barrier bisa bertahan 3-4 hari dalam keadaan normal.  Bahkan ada yang bisa bertahan hingga 6 hari. Tapi lama pemakaianan ini bukanlah sebuah patokan. Sekali lagi tergantung dari faktor-faktor yang disebutkan di atas.

    Jadi tidak ada patokan berapa lama sebuah kantong dapat dipakai. Untuk kantong dengan system ONE Piece, ada yang bisa pakai 1 kantong / hari. Ada yang bisa pakai 1 kantong/2 hari . Tapi ada juga yang bisa pakai 2 kantong /hari. Jadi sangat tergantung dari faktor-faktor yang disebutkan di atas.

  • Anak kami baru lahir bahkan belum 6 bulan. Kantong apa yang cocok buat anak saya ya?

    Untuk pasien anak yang baru lahir sampai dengan usia kurang lebih 12 bulan bisa menggunakan kantong bayi jenis one piece tipe Nova. Sebenarnya kantong ukuran anakpun yang berusia 12 bulan sampai dengan 3 tahun juga bisa dipakai seperti kantong anak hollister atau kantong anak dansac, atau kantong anak convatec. Perbedaan antara kantong kolostomi bayi dan anak hanya pada daya tampungnya saja, memang jika ukurannya menyesuaikan dengan besar/keclilnya usia pasien akan lebih nyaman dipakai kare tidak terlalu kebesaran/kekecilan.

  • Saya punya orang tua / saudara yang sudah dewasa baru saja operasi, jenis kantong apa yang paling cocok ya? Dan apa saja yang harus dipersiapkan?

    Untuk pasien yang sudah dewasa, memerlukan kantong kolostomi dengan daya tampung yang lebih besar, oleh karena itu sangat disarankan untuk menggunakan kantong kolostomi dewasa. Jenis one piece atau two pieces merupakan pilihan personal, tapi kami rekomendasikan untuk menggunakan kantong jenis one piece terlebih dahulu. Ada banyak merk yang sesuai seperti Alcare, Convatec, Hollister, dan Dansac.

  • Lem perekat kantong yang saya pakai kuat sekali, sulit untuk dilepas, bagaimana cara melepasnya agar tidak sakit?

    Gunakan wipe remover, sejenis tissue khusus untuk membantu melepaskan rekatan antara skin barrier dan kulit.

  • Kulit di sekitar kolostomi perih dan warnanya kemerah-merahan, adakah obatnya?

    Jika hal tersebut terjadi, artinya kulit sedang mengalami iritasi. Jika iritasinya belum bernanah, bisa ditaburi stomahessive powder pada kulit yang teriritasi. Tapi jika iritasinya sudah bernanah, segera konsultasi ke dokter untuk diantibiotik.

  • Mengapa kantong saya sering bocor ya?

    Jika yang dimaksud "bocor" itu terdapat lubang pada kantong sehingga cairan keluar dari lubang tersebut,  itu namanya cacat pabrik atau ada benda tajam yang tanpa disengaja menembus kantong tersebut.

    Tapi jika yang dimaksud "bocor" disini adalah MEREMBES nya cairan dari lubang ostomi dan masuk ke sela-sela rekatan antara kantong dan kulit pasien,  maka untuk mencegahnya harus digunakan stomahessive pasta. Pasta khusus ini berfungsi untuk membendung agar cairan tidak merembes masuk ke sela-sela rekatan. Dengan menggunakan pasta ini ada dua keuntungan yang didapat: MEMPERLAMA masa pemakaian kantong karena tidak adanya rembesan yang memperlemah daya rekat kantong/skin barrier dan MENCEGAH terjadinya iritasi akibat rembesan cairan tadi.

  • Saya sedang mencari kantong kolostomi yang bisa dicuci ulang, jual tidak ya?
    Ya, kami sedia. Kantong kolostomi yang bisa dipakai ulang setelah dicuci bersih adalah jenis  kantong kolostomi dengan sistem TWO PIECES. Kantong kolostomi system TWO PIECES ini terdiri dari dua bagian yaitu Skin barrier atau baseplate atau wafer (hanya istilah saja) yang berfungsi  sebagai  “fondasi” dan ditempelken ke kulit pasien. Selanjutnya bagian kedua adalah kantongnya sendiri yang akan dipasangkan ke Skinn barrier tadi dengan system “lock” atau “kunci”. Kunci ini bisa dibuka sehingga kantong bisa dilepas, dibersihkan dan dipasangkan kembali. Hal yang perlu diingat adalah JANGAN melepaskan skin barriernya,  karena jika dilepaskan, maka skin barrier tidak akan bisa direkatkan lagi dan harus diganti.
  • Berapa lama bisa dipakai skin barriernya?

    Tergantung beberapa faktor seperti yang dijelaskan di atas. Skin barrier diganti setelah perekat/lemnya sudah tidak kuat lagi untuk menahan beban kotoran/cairan.

  • Apa beda kantong kolostomi jenis ONE PIECE dan TWO PIECES?

    Kantong kolostomi ONE PIECE adalah kantong kolostomi dimana skin barriernya menyatu pada kantong. Jadi ketika akan menggunakannya, tinggal melepas kertas pelindung rekatan pada skin barrier kantong, kemudian langsung ditempelkan ke lubang ostominya.

    Kantong Kolostomi TWO PIECES adalah kantong kolostomi dimana skin barrier nya terpisah dengan kantongnya. Jadi  untuk menggunakan kantong kolostomi TWO PIECES harus membeli dua bagian ini : Skin Barrier dan Kantongnya. Cara menggunakannya : ambil skin barrier, lepas kertas pelindung pada rekatannya, kemudian tempelkan skin barrier pada lubang ostomi. Setelah itu, kantongnya dipasangkan pada skin barrier. Jika akan mengganti atau membersihkan kantong, tinggal melepas "kunci" nya.


  • Jadi Bagaimana tips nya bisa menghemat kantong kolostomi ?
    1. Pilih / buat lubang bukaan kantong kolostomi yang tidak terlalu besar atau terlalu kecil dibanding lubang ostomi pada perut. Perbedaan antara lubang ostomi dan lubang pada kantong yang paling baik adalah sekitar 0.5 - 1 cm.   Misalnya : diameter (garis tengah) lubang ostomi pada perut adalah 3 cm, maka buatlah lubang pada kantongnya dengan diameter paling kecil 3.5 cm  dan paling besar 4 cm, jika dibuat sama dengan 3 cm maka pinggiran lubang kantong akan mengenai usus dan bisa membuat luka pada usus. Lubang kantong yang terlalu besar (misal pada kasus ini dibuat lubang kantong diameter 5 cm, berarti ada jarak 2 cm antara lubang  usus dan lubang kantong) akan membuat cairan dari kolostomi mudah merembes masuk ke sela-sela kantong. Cairan ini akan MEMPERLEMAH DAYA REKAT KANTONG. Jika daya rekat kantong melemah, artinya akan cepat mengganti kantong dengan yang baru padahal belum waktunya mengganti. Jadi usahakan ketika membuat lubang pada kantong kolostomi tidak sampai mengenai usus yang keluar tapi tidak terlalu besar juga sehingga cairan mudah masuk merembes ke sela - sela kantong. Prinsip yang sama dapat digunakan juga untuk lubang ostomi yang bentuknya tidak bundar, tapi oval misalnya. Gunakan gunting khusus untuk menggunting kantong kolostomi. Gunting khusus ini ukurannya tidak terlalu panjang, sekitar 10 cm-12 cm, ramping dengan bagian ujung bengkok, khusus didesain agar mudah membuat lubang kecil pada kantong kolostomi.
    2. Gunakan Stomahessive paste / Pasta pembendung cairan.
    Cairan yang keluar bersama dengan faeces perlu dihalangi, karena  jika tidak dibendung akan masuk merembes ke sela-sela rekatan kantong dan memperlemah daya rekat kantong yang artinya memperpendek masa lengket kantong. Perlu dipahami, walaupun sudah menggunakan pasta pembendung, tidak menjamin 100% cairan tidak akan keluar dan merembes, karena ada pergerakan pasien yang membuat celah antara pasta pembendung dan kulit pasien. Namun demikian, sangat dianjurkan untuk menggunakan paste pembendung ini, terutama bagi pasien yang baru dioperasi kolostomi. Paste ini aman bagi kulit pasien baik dewasa maupun anak sekalipun. Jadi secara tidak langsung, menggunakan paste pembendung akan memperpanjang masa pemakaian kantong kolostomi.
    3. Gunakan stomahessive powder / zinc powder                 
    Cairan yang merembes , pemakaian kantong dalam waktu lama (proses pasang-ganti-pasang) akan menyebabkan kulit menjadi kemerah-merahan, terasa perih dan sakit. Ini adalah iritasi pada kulit. Jika dibiarkan, maka kulit akan menjadi terkelupas dan menjadi luka, lama kelamaan akan terinfeksi dan mengeluarkan nanah. Pada tahap ini,  akan , jadi sulit menggunakan kantong kolostomi dan  harus segera dikonsultasikan pada dokter. Untuk mencegah terjadinya ini semua, maka perlu menggunakan  stomahessive powder dengan cara : taburkan sedikit powder pada kulit yang teriritasi/belum teriritasi, ratakan dengan kapas, diamkan sekitar 5-10 menit, baru pakaikan kantong kolostomi seperti biasa. Powder ini sangat dianjurkan untuk pasien yang belum teriritasi untuk PENCEGAHAN, dan baik untuk pasien yang sudah teriritasi tapi belum mengeluarkan nanah. Perlu diingat bahwa powder ini adalah pemakaian luar, jadi jangan sampai mengenai ususnya.

 

Privacy Policy | Disclaimer | Term of Use

DAPATKAN HARGA KHUSUS!

Jika Anda ingin mendapatkan harga khusus dan Informasi Terbaru daftarkan Email Anda sekarang juga!
Nama Depan
Alamat Email
Secure and Spam Free !

This is the bottom slider area. You can edit this text and also insert any element here. This is a good place if you want to put an opt-in form or a scarcity countdown.